Jumat, 09 Januari 2015

muel uas



Nama: SAMUEL SEINGU LEGO
Nim: 2014210128
Kelas: A
Kalau dibilang pernyataan, saya menyatakan bahwa saya mampu menguasai konsep teoritis dari mata kuliah Filsafat Administrasi.
Konsep Filsafat Administrasi dengan acuan materi kuliah yang diberikan adalah saya mencoba menjelaskan tentang “Pengambilan Keputusan”.
Mempelajari Filsafat adalah suatu kajian tentang hasil yang kritis dan dinyatakan dalam bentuk yang sistematis yang terfikirkan oleh manusia secara mendalam. Filsafat juga mengarah pada pengetahuan lebih lanjut yang akan dijadikan penganalisaan dan abstraksi dari suatu pandangan hidup serta doktrin perenungan manusia yang mendalam, mendasar dan menyeluruh.
Keputusan adalah hasil pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Hal itu berkaitan dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai apa yang harus dilakukan dan seterusnya mengenai unsur-unsur perencanaan.
Dapat juga dikatakan bahwa keputusan itu sesungguhnya merupakan hasil proses pemikiran yang berupa pemilihan satu diantara beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya.
Keputusan itu sendiri merupakan unsur kegiatan yang sangat vital. Jiwa kepemimpinan seseorang itu dapat diketahui dari kemampuan mengatasi masalah dan mengambil keputusan yang tepat. Keputusan yang tepat adalah keputusan yang berbobot dan dapat diterima bawahan. Ini biasanya merupakan keseimbangan antara disiplin yang harus ditegakkan dan sikap manusiawi terhadap bawahan. Keputusan yang demikian ini juga dinamakan keputusan yang mendasarkan diri pada human relations.
Pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku dari dua alternatif atau lebih ( tindakan pimpinan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam organisasi yang dipimpinnya dengan melalui pemilihan satu diantara alternatif-alternatif yang dimungkinkan).
Jadi konsep Filsafat Administrasi mengacu pada Pengambilan Keputusan adalah pengetahuan secara mendalam tentang cara penyelesaian dala organisasi oleh pimpinan kepada anggota pimpinannya.

Minggu, 02 November 2014

UJIAN TENGAH SEMESTER



UJIAN TENGAH SEMESTER
FILSAFAT ADMINISTRASI
DOSEN: SUGENG RUSMIWARI



OLEH:


SAMUEL SENGU LEGO
ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI
MALANG
2014
Hakikat filsafat administrasi adalah usaha sadar yang dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan berpatokan karakter manusia. Dalam usaha meningkatkan kualitas sumber daya administrator, komponen hakikat administrasi yang harus dibina dan dikembangkan terus-menerus. Profesi administrasi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok filsafat administrasi mengandalkan suatu keahlian, profesional, dan hidup dari admininistrasi itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.
Salah satu faktor rendahnya kualitas hakikat filsafat administrasi adalah karena beragam karakter manusia yang tak terelakkan. Seiring masalah diatas, maka tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui masalah apa saja yang terjadi pada kegiatan administrasi jika dipandang dari kacamata kaum akademisi. Dari etimologi dan analisis filsafat administrasi Indonesia, secara singkat hakikat administrasi dirumuskan sebagai tuntunan pertumbuhan manusia sejak bergelut di perguruan tinggi hingga tercapai kekompakan karakteristik administrator, dalam interaksi dengan alam dan lingkungan masyarakatnya.

Karakter manusia adalah jawaban mutlak untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik didalam masyarakat. Salah satu realisasi visi misi hakikat administrasi pada masa mendatang adalah tercermin dari apa kegiatan manusia zaman ini yaitu mewujudkan sistem dan iklim  pendidikan admministrasi yang demokratis, bermutu guna memperteguh akhlak mulia, kreatif, inovatif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, berdisplin dan bertanggung  jawab, berketerampilan serta menguasai tekhnik administrasi dan teknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia.